RAHASIA — BAHAN RAPAT
Daftar usulan

Rancangan 4 · DDC-2026-041

Pelepasan Rumah Dinas Jl. Melati 12

Pelepasan rumah dinas non-produktif melalui mekanisme penjualan sesuai matriks kewenangan. Tertahan hard gate: appraisal KJPP kedaluwarsa.

Tertahan
DA

Tampilan peran: Direktur Aset · DECIDE

Menyusun usulan lengkap: business case, kelengkapan 11 elemen, dan tindak lanjut hard gate.

Usulan tertahan hard gate

RF-A1 · Appraisal kedaluwarsaLaporan KJPP berumur lebih dari 12 bulan. Pelepasan tanpa appraisal mutakhir adalah pola temuan kerugian negara paling klasik.

Red flag berat memblokir, bukan sekadar memperingatkan. Override hanya dengan alasan dan jejak.

Kertas kerja 11 elemen

11/11 elemen terisi · 11 terverifikasi · 11 dokumen bukti terlampir

Siap dikunci

Semua elemen terisi & terverifikasi — penguncian menghasilkan seal SHA-256 dan membuka gerbang keputusan.

Ringkasan usulan
Nomor
DDC-2026-041
Jenis
Pelepasan
Nilai
Rp 4,8 M
Tanggal
04 Agu 2026
Pengusul
Direktorat Aset — Bagian Pengelolaan

Ambang CONSENT (Anggaran Dasar): Rp 50,0 M

Nilai di bawah ambang — CONSENT tidak diwajibkan.

Aset tertaut

Rumah Dinas Jl. Melati 12, Medan

AST-DSER-0311 · Medan, Sumatera Utara · 612 m²

HGB No. 214 — a.n. PTPN III

Appraisal terakhir: 11 Feb 2023

Buka Paspor Aset
Legal Clearance

Terbaca eksplisit — bukan tersirat dari diamnya Divisi Hukum

Clearance ditahan

Divisi Hukum · berkas hukum lengkap

  • Identitas & legalitas aset terverifikasi
  • Legal due diligence lengkap
  • Appraisal KJPP mutakhir (≤12 bulan)
  • Draf dokumen transaksi tersedia
  • Persetujuan organ sesuai Matriks 100
Simulator ambang CONSENT

Geser nilai transaksi — jalur persetujuan menyesuaikan otomatis dari Matriks 100

Rp 4,8 M
Rp 1 MAmbang Rp 50,0 MRp 150 M
CONSENT tidak diwajibkan — cukup APPROVE Direksi sesuai matriks kewenangan.
  1. DECIDE
  2. VERIFY
  3. CHALLENGE
  4. VALIDATE
  5. APPROVE
  6. CONSENT
Jalur enam peran — DECIDE hingga CONSENT

Legal Clearance terbaca eksplisit, bukan tersirat

  1. Langkah 1selesai

    DECIDE

    Direktur Aset

    Keputusan bisnis & strategi aset

  2. Langkah 2terkunci

    VERIFY & PROTECT

    Divisi Hukum

    Legal clearance tertahan sampai appraisal diperbarui

  3. Langkah 3menunggu

    CHALLENGE

    Manajemen Risiko

    Independent risk challenge

  4. Langkah 4menunggu

    VALIDATE VALUE

    Keuangan

    Valuasi & dampak finansial

  5. Langkah 5menunggu

    APPROVE

    Direktur Utama / Direksi

    Transaksi material sesuai matriks kewenangan

  6. Langkah 6tidak berlaku

    CONSENT

    Dekom / Pemegang Saham

    Aktif otomatis bila nilai melewati ambang Anggaran Dasar

Tanya ke pengusul — komentar berjejak

Bolak-balik antar peran ikut terekam sebagai bagian evidence trail

  • Divisi HukumVERIFY & PROTECT2026-08-06 10:12

    Legal clearance tidak dapat diberikan sebelum laporan KJPP diperbarui. Mohon lampirkan surat penugasan KJPP baru.

  • Direktorat Aset — Bagian PengelolaanDECIDE2026-08-07 08:40

    Penugasan KJPP sedang proses pengadaan, target laporan terbit 12 September 2026.

Catatan Keberatan Formal

Instrumen Pasal 97 ayat (5) & 114 ayat (5) UU No. 40/2007 — sekali disegel, tidak dapat dihapus siapa pun, termasuk pengaju.

  • TercatatMenolak memberi legal clearance sebelum appraisal KJPP diperbarui tersegel

    KBR-2026-003 · Rina Kusumaningrum, S.H., M.H. (VERIFY & PROTECT) · 2026-08-07 09:15

    Laporan penilaian yang dilampirkan terbit 19 bulan lalu sehingga tidak lagi mencerminkan nilai wajar. Melanjutkan pelepasan atas dasar penilaian kedaluwarsa berpotensi menimbulkan kerugian negara dan temuan APH/BPK atas nilai transaksi.

    Dasar hukum: Pasal 97 ayat (5) UU No. 40/2007 — anggota Direksi tidak bertanggung jawab bila telah beritikad baik dan mengambil tindakan pencegahan

    Tuntutan tindak lanjut: Proses dihentikan sampai laporan KJPP baru terbit; bila diteruskan, keberatan ini agar dilampirkan pada berkas persetujuan organ.

    Tanggapan organ: Belum ada tanggapan tercatat

    b41d7f2ae90c31586d4a0f8b27c9e5d3104f6a8b92c7e0d1358a4f6b2c9e0d713Ikhtisar pejabat pengaju →